Home / Berita / 30 Hari Kerja Prof. Udin & Cece Dessy: Fondasi Kuat Menuju “Pangkalpinang Smart” yang Produktif!

30 Hari Kerja Prof. Udin & Cece Dessy: Fondasi Kuat Menuju “Pangkalpinang Smart” yang Produktif!

Pangkalpinang, [16 November 2025] – Tiga puluh hari pertama masa kepemimpinan Wali Kota Prof. Dr. H. M. Saparudin, S.T., M.T., IPM, dan Wakil Wali Kota Dr. Hj. Dessy Ayutrisna, M.A., telah menjadi fase krusial dalam meletakkan fondasi awal pembangunan menuju visi “Pangkalpinang Smart”.

Tidak hanya fokus pada penguatan internal, penyatuan visi, dan penajaman program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepemimpinan baru ini telah bergerak cepat menjalankan program-program berbasis lapangan yang terbagi dalam Program Prioritas dan Program Penunjang yang menjadi bagian dari rencana 100 hari kerja.

Artikel ini merangkum inisiatif progresif yang telah dan akan terus dijalankan, menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam melayani masyarakat dan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Program Prioritas: Solusi Cepat untuk Kesejahteraan dan Lingkungan

Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak langsung dan signifikan bagi masyarakat Kota Pangkalpinang, khususnya dalam isu-isu mendesak.

1. Gotong Royong Atasi Banjir

Fokus utama adalah pelestarian nilai gotong royong yang melibatkan unsur pemerintah (Lurah, Camat, Perangkat Daerah) dan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menjadi upaya fundamental dalam penanganan banjir yang kerap melanda kota. Ini adalah langkah penting menuju kota yang lebih tangguh dan nyaman.

2. PKP Siap Kerja: Menciptakan SDM Unggul

Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen penuh dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten. Program ini mencakup pelaksanaan pelatihan keterampilan kerja dan sertifikasi kompetensi menggunakan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Inisiatif ini menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, membuka peluang kerja lebih luas bagi 32 generasi muda pertama.

3. Bantuan Pendidikan: Investasi Masa Depan

Pendidikan adalah kunci kemajuan. Program ini memastikan akses pendidikan yang merata melalui:

  • Pemberian beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada siswa SD hingga SMA.

  • Penyelenggaraan sekolah khusus untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Pendidikan Nonformal (PNF). Investasi ini menjamin anak-anak Pangkalpinang mendapatkan hak pendidikan terbaik.

4. Peduli Lansia: Pusat Kesehatan Terpadu

Sebagai bentuk perhatian pada warga senior, Pemerintah Kota mempercepat pembangunan Gedung Geriatri di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang. Fasilitas ini akan menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi lanjut usia (Lansia), menyediakan perawatan medis intensif dan berkelanjutan. Pangkalpinang berkomitmen menjadi kota yang ramah dan peduli terhadap warganya dari segala usia.

5. Pembebasan Denda PBB-P2: Stimulus Ekonomi Warga

Untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkot memberikan pembebasan piutang pokok dan denda pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) terhitung 15 Oktober hingga 30 November 2024. Ini adalah stimulus positif bagi wajib pajak dan penggerak ekonomi daerah.

Program Penunjang: Pelayanan Inovatif dan Pemberdayaan Ekonomi

Program penunjang ini berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, kebersihan kota, dan pemberdayaan masyarakat.

1. Cegah Banjir: Aksi Cepat di Lima Kawasan Rawan

Wali Kota Prof. Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna terjun langsung ke lima (5) kawasan rawan banjir untuk meninjau dan memberikan instruksi pencegahan kepada pihak terkait di tingkat Lurah, Camat, dan Perangkat Daerah. Kehadiran langsung pimpinan menunjukkan keseriusan dalam mitigasi bencana.

2. Bersih Pasar: Penataan untuk Kelancaran Lalu Lintas

Penataan area Pasar Ratu Tunggal dan relokasi pedagang yang sempat berjualan hingga badan jalan sedang dilaksanakan. Tujuannya adalah memastikan kelancaran lalu lintas dan menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi penjual dan pembeli.

3. Tanggap Masyarakat: Perbaikan Infrastruktur Cepat

Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna memimpin respons cepat terhadap keluhan warga mengenai kondisi jalan yang rusak dan rawan terjadi kecelakaan. Perbaikan jalan ini segera dilakukan di beberapa titik oleh Dinas PUPR. Responsif terhadap infrastruktur adalah prioritas untuk keselamatan publik dan mobilitas ekonomi.

4. Kesejahteraan Sosial: Bantuan ATENSI

Pemerintah menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi 183 kepala keluarga penerima manfaat. Bantuan ini ditujukan bagi berbagai kriteria, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, dan anak yatim piatu dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Ini menegaskan hadirnya negara dalam menjamin kesejahteraan warganya.

5. Peduli Ibu dan Anak: Pencegahan Stunting

Sebagai bagian dari gerakan Peduli Ibu Hamil Sehat, Pemkot hadir mendampingi ibu hamil melalui asupan gizi dan pemeriksaan rutin. Langkah ini adalah bagian vital dalam upaya Pemerintah Kota untuk mencegah secara masif stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

6. Dukung Ekonomi Kreatif: Festival Gema Gemekraf

Guna mendorong sektor kreatif, Kota Pangkalpinang akan melaksanakan Festival Gema Ekonomi Kreatif (Gemekraf) 2025. Acara ini akan menyediakan panggung bagi lebih dari 100 stand UMKM, pelaku seni, dan generasi kreatif lokal. Ini adalah kesempatan emas bagi pengusaha lokal untuk memamerkan produk mereka dan menarik investasi.

Peluang Investasi: Kenapa Pangkalpinang?

Kepada para pengusaha, baik dalam negeri maupun luar negeri, inisiatif 30 hari kerja ini mengirimkan sinyal yang jelas:

  • Stabilitas dan Kepastian: Komitmen pada Program Prioritas (seperti pembebasan denda PBB-P2 dan penanganan banjir) menunjukkan keseriusan Pemkot dalam menciptakan lingkungan bisnis yang stabil, tertib, dan minim hambatan.

  • SDM Berkualitas: Program PKP Siap Kerja menjamin ketersediaan tenaga kerja lokal yang terampil dan bersertifikasi, yang sangat penting untuk industri yang membutuhkan keahlian spesifik.

  • Infrastruktur Responsif: Program Tanggap Masyarakat memastikan infrastruktur dasar (jalan) selalu dalam kondisi prima, mendukung kelancaran logistik dan mobilitas bisnis.

  • Ekonomi Kreatif yang Bergairah: Dukungan masif terhadap UMKM dan Ekonomi Kreatif (Gemekraf) menciptakan ekosistem yang dinamis dan berpotensi tinggi untuk investasi di sektor pariwisata, kerajinan, dan teknologi

Pangkalpinang bukan hanya Ibu Kota Provinsi, tetapi juga gerbang investasi di Pulau Bangka yang kini dipimpin oleh figur berlatar belakang akademisi dan praktisi yang responsif dan visioner.

Mari bergabung, berinvestasi, dan menjadi bagian dari transformasi Pangkalpinang menuju “Pangkalpinang Smart” yang modern, sejahtera, dan berkelanjutan!

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan perizinan investasi, silakan kunjungi website resmi DPMPTSP Kota Pangkalpinang atau hubungi kantor kami.

#menuju100harikerjauntukpangkalpinang

About Vhyrga DPMPTSP Pangkal Pinang

Check Also

Resiliensi Strategis: Pangkal Pinang Mengukuhkan Dominasi Investasi di Jantung Kepulauan Bangka Belitung pada Kuartal I 2026

PANGKAL PINANG – Saat fajar Ramadan 1447 H, Kota Pangkal Pinang mengirimkan sinyal kuat ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *