Home / Berita / Bisnis Hotel di Pangkalpinang Masih Kurang, Molen Ajak Investor Perhotelan Masuk

Bisnis Hotel di Pangkalpinang Masih Kurang, Molen Ajak Investor Perhotelan Masuk

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil ( Molen) mengakui, bisnis hotel di Kota Pangkalpinang masih kurang.

Kata Molen, jika menghadirkan event-event besar di kota dengan julukan beribu senyuman ini, ia masih kerepotan terkait hotel atau tempat menginap.

“Event-event kedepan itu seharusnya kita semakin banyak, untuk mengadakan event besar yang mendatangkan ribuan orang itu kita harus didukung oleh jumlah kamar hotelnya,” ujar Molen kepada awak media usai meresmikan Grand Safran Hotel, Selasa (8/8/2023).

“Jadi kalau tamunya sudah melebihi dua ribu orang kadang kita masih kerepotan mau nginap dimana. Kadang kita sampai diback-up oleh hotel dari daerah lain,” tambahnya.

Diakui Molen, sudah sejak lama ia mencari investor untuk mengembangkan bisnis perhotelan di Kota Pangkalpinang.

“Saya juga beberapa kali mencoba mengajak kawan-kawan untuk berinvetasi dibidang hotel di Pangkalpinang, karena memang masih sangat berpeluang. Apalagi di daerah kawasan pantai kita itu masih kurang,” tuturnya.

Dia pun mengajak, seluruh kalangan untuk sama-sama menggeliatkan kembali sektor perhotelan di Kota Pangkalpinang ini.

“Ayo yok kawan-kawan semua yang mau berinvetasi dibidang perhotelan di kota kita, saya rasa masih banyak sekali peluang. Perizinan semuanya kita bantu, event lokal, nasional, bahkan Internasional kita hajar terus ini,” pungkasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Bisnis Hotel di Pangkalpinang Masih Kurang, Molen Ajak Investor Perhotelan Masuk, https://bangka.tribunnews.com/2023/08/08/bisnis-hotel-di-pangkalpinang-masih-kurang-molen-ajak-investor-perhotelan-masuk.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia

About Admin

Check Also

DATA APRIL 2026: SEKTOR UMKM MASIH JADI RAJA INVESTASI DI PANGKAL PINANG

PANGKAL PINANG Di tengah pergeseran paradigma ekonomi global yang mulai meninggalkan ketergantungan pada korporasi raksasa, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *