BANGKAPOS.COM, BANGKA– Meski terlihat kian banyaknya investor yang masuk di Kota Pangkalpinang, tapi rupanya masih sedikit sekali tenaga kerja lokal asal Pangkalpinang terserap dalam perusahaan tersebut.
Demikian hal tersebut disebutkan, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Naker Kota Pangkalpinang Amrah Sakti, kata Amrah dari 100 persen tenaga kerja disuatu perusahaan hanya ada 50-60 persen saja tenaga kerja lokal yang masuk.
Diakuinya, dengan investasi kian banyak di Kota Pangkalpinang memang akan berbanding lurus dengan tenaga kerja yang terserap.
“Karena belum tentu yang terserap itu adalah tenaga kerja lokal, bisa kita sebut tidak maksimal lah. Kalau kita persentasekan hanya 50-60 persen saja tenaga kerja lokal kita,” sebut Amrah kepada Bangkapos.com, Senin (19/6/2023).
Itu pun, kata Amrah, tenaga kerja lokal hanya masuk kategori tenaga kerja yang posisi yang paling bawah tidak kedalam manajemen perusahaan atau posisi atas.
“Tapi tidak apa karena posisi penting itu kita anggap perlu kematangan, perlu keahlian khusus. Tetap kita dorong agar terus bersemangat kelak terus mengalami kenaikan,” tuturnya.
Diakui Amrah, minimnya kompetensi dan keahlian menjadi satu alasan masih sedikitnya tenaga kerja lokal ini terserap.
“Kita tidak bisa memaksa, yang mereka (perusahaan-red) butuhkan itu adalah kompetensi dan keahlian, kalau tidak ahli dibidangnya mereka tidak mau dong. Makanya berlomba-lombanya siapa yang paling kompeten,” ujarnya.
Dengan demikian, kata Amrah, pihaknya memberikan insentif penanaman modal dan kemudahan penanaman modal bagi para investor.
Bentuk insentif yang diberikan adalah dengan memberikan keringanan atau penghapusan pajak dan retribusi daerah bagi para pelaku usaha dengan beberapa kategori yang telah ditetapkan, dengan syarat bagi para pelaku usaha harus menyerap tenaga kerja lokal.
“Nah itu inovasi yang kita lakukan, agar mereka berjualan di daerah kita untung, kita juga untung tenaga kerja lokal kita terserap. Jadi kalau mereka menyerap tenaga kerja lokal kita, maka kemudah-kemudahan tadi akan kita berikan,” tuturnya.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Banyak Investor Masuk Pangkalpinang, Tenaga Kerja Lokal Masih Minim Terserap, Ini Penyebabnya, https://bangka.tribunnews.com/2023/06/19/banyak-investor-masuk-pangkalpinang-tenaga-kerja-lokal-masih-minim-terserap-ini-penyebabnya.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Iwan Satriawan
DPMPTSP Kota Pangkalpinang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pangkalpinang