Home / Berita / BEI Bangka Belitung Dorong Literasi Pasar Modal, Targetkan 15 Juta Investor di 2025

BEI Bangka Belitung Dorong Literasi Pasar Modal, Targetkan 15 Juta Investor di 2025

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Antusiasme masyarakat Bangka Belitung terhadap investasi di pasar modal terus meningkat.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Bangka Belitung mencatat lonjakan jumlah investor dalam dua tahun terakhir, dengan tambahan lebih dari 20 ribu investor baru.

Kepala BEI Bangka Belitung, Fahmi Al Kahfi menyebutkan jumlah investor pasar modal di Babel hingga tahun 2024 telah mencapai 63.264 investor, sementara secara nasional sudah menyentuh 14.805.066 investor.

Untuk tahun 2025, BEI menargetkan angka ini bisa melampaui 15 juta investor secara nasional.

“Dalam periode 2022–2024, pertumbuhan investor cukup signifikan. Kami berupaya terus memperluas literasi pasar modal agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya investasi yang legal dan aman,” ujar Fahmi saat acara Gathering dan Buka Puasa di Bangka City Hotel, Jumat (7/3/2025).

Dia menyebut, sebaran investor di Bangka Belitung terpantau merata, dengan Pangkalpinang menjadi daerah dengan jumlah investor tertinggi, yaitu 28 persen. Disusul Kabupaten Bangka dengan 22 persen, lalu Bangka Tengah dan Bangka Barat masing-masing 10 persen.

Guna meningkatkan geliat investasi, BEI Bangka Belitung telah menggelar 572 kegiatan edukasi sepanjang tahun 2024. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan universitas.

“Kami berharap tahun ini bisa menjangkau seluruh Pemda dan universitas di Babel untuk menghadirkan Galeri Investasi agar edukasi pasar modal semakin luas,” ujar Fahmi.

Meski literasi keuangan di Bangka Belitung telah mencapai 65 persen dan inklusi keuangan menyentuh 75,02 persen, masih banyak masyarakat yang belum memahami instrumen investasi dengan baik.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Farid Falatehan, menerima 5 pengaduan, terdiri dari 4 kasus penipuan investasi ilegal dan 1 kasus pinjaman online (pinjol) ilegal.

Untuk itu, OJK dan BEI Bangka Belitung terus bersinergi dalam meningkatkan literasi investasi. OJK juga menyediakan akses pengaduan langsung, baik melalui WhatsApp maupun datang ke kantor, bagi masyarakat yang merasa dirugikan oleh investasi ilegal atau pinjaman online. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul BEI Bangka Belitung Dorong Literasi Pasar Modal, Targetkan 15 Juta Investor di 2025, https://bangka.tribunnews.com/2025/03/07/bei-bangka-belitung-dorong-literasi-pasar-modal-targetkan-15-juta-investor-di-2025.
Penulis: Sela Agustika | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar

About siti marry agustina

Check Also

Percepat Manajemen Talenta ASN, BKPSDMD Kota Pangkal Pinang Kunjungi DPMPTSP

PANGKAL PINANG – Dalam upaya mewujudkan tata kelola kepegawaian yang lebih profesional dan terukur, Pemerintah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *